Keunikan Dalam Kelimpahan Alam

Mengenali fakta yang penting diri kita itu unik sangatlah menentukan bagi proses mengetahui diri kita. Kemungkinan ada orang lain yang memiliki rias wajah biologis seperti kita terlalu tipis di dunia ini. Tetapi tak seorang pun memiliki sidik jari kita, gurat bibir kita, lekuk telinga atau sidik jari kaki kita. Para dokter telah memperlihatkan bahwa komposisi darah kita khas bagi kita.

Kita, pada kenyataanya adalah suatu individu istimewa dengan kapasitas untuk mencapai perkara-perkasa besar. Ini karena kita memiliki kemampuan untuk bernalar dan ini memisahkan kita dari bentuk-bentuk lain dari kehidupan. Telah dikatakan bahwa apapun yang tersembunyi dalam pikiran manusia itu dapat dicapai.

Kebanyakan dari kita tampak tidak sanggup memahami fakta bahwa kita ini merupakan kemuliaan dari karunia alam. Tidak ada batasan pada potensi kita untuk atau batas-batas bagi kesuksesan. Dalam setiap individu terdapat potensi dan itu menunggu untuk digunakan. Apakah kita ingat disekolah misalnya berpikir “bagaimana saya dapat melakukan itu?” kapan pun kita selalu diperintahkan untuk mempelajari suatu keterampilan baru.  Namun setiap kali, setelah mendorong diri kita, kita mendapati kita mempunyai kemampuan bahkan kita menikmatinya.

Sekali tercapai, kita tidak pernah lupa mengendarai sepeda. Kita mempunyai kemampuan. Namun kita harus benar-benar mengerahkan diri kita seperti seorang anak-anak menghadapi beberapa kali jatuh yang tak dapat dihindari. Rahasianya adalah bahwa potensi ini harus ditampilkan. Jika kita merasa tidak memadai dalam satu bidang tertentu, ini karena kita telah mengenakan batasan-batasan pada diri kita.

Para atlet mengerti bahwa ada kekuatan yang sesungguhnya dalam lingkaran yang kedua tetapi mereka harus menggunakan lingkaran pertama mereka sepenuhnya. Kita hanya membiarkan diri menutup cadangan manapun yang ada melalui suatu penolakan untuk menjalankan kekuatan pilihan kita. Jika kita tidak mengharapkan apa-apa, kita dengan demikian tidak akan memperoleh apa-apa.

Jika kita pergi ke mata air kehidupan dengan sebuah sendok teh bukan dengan sebuah tong, kita tidak mengerahkan cadangan kekuatan, imajinasi, visi, wawasan dan kreativitas bersamaan dengan bakat-bakat khusus, ketrampilan, dan kemampuan kita sendiri, dan alam akan begitu saja membawa pergi apa yang tidak kita gunakan.

Didalam kedalaman lautan terdapat ikan yang tidak membutuhkan penglihatan sehingga alam telah menyingkirkan mata mereka. Apapun yang tidak digunakan akan atrophia (terhenti pertumbuhannya), apapun yang digunakan akan menjadi lebih kuat, orang-orang yang bekerja dengan tangan mereka akan mendapati tangan mereka lecet-lecet, dan orang-orang yang bekerja dengan imajinasi serta kreativitas mereka akan mendapati bahwa gagasan akan mengalir lebih mudah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s