Usai Melahirkan Kulit Pestaria Nababan Bersisik
Posted by Generasi Nababan pada 15 April 2009
Malang nian nasib Pestaria Nababan (38). Usai melahirkan anak keduanya, kulit Pestaria bersisik dan bengkang-bengkak. Kisah ini berawal saat Pestaria melahirkan putri keduanya melalui operasi caesar di salah satu rumah sakit swasta di Medan pada 1 April 2009. Setelah sepekan dirawat, Pestaria pun diizinkan pulang. Dokter memberikannya obat yang harus dikonsumsi selama dua minggu. Tiga hari setelah obat yang diberikan oleh dokter habis dikonsumsi, Pestaria memakan buah durian, dan sehari berikutnya gejala menyakit itu muncul.
Setelah didera penyakit kulit bersisik, Pestaria, warga Desa Suka Maju, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut) ini berkonsultasi dan berobat ke puskesmas, bidan hingga ahli pengobatan alternatif. Namun, bukan kesembuhan yang didapatkan Pestaria tapi penyakit tersebut semakin parah. Pestaria akhirnya dirujuk ke RSU Pirngadi untuk mendapat pelayanan medis dan menjalani pengobatan intensif sejak 8 hari lalu. Kondisi wajahnya sudah membengkak dan seluruh kulit sudah bersisik dan terkelupas.
“Gatal-gatal disertai panas, terutama di bagian dada. Terus menjalar ke bagian kepala hingga ke sekujur tubuh, dan mulai bersisik” ujar Pestaria saat menjalani perawatan di Ruang XIV Rumah Sakit Umum (RSU) Pirngadi, Jl. HM Yamin Medan, Selasa (14/4/2009). Dalam kesempatan terpisah, Direktur RSU Pirngadi, Umar Zein, mengatakan, Pestaria mengalami penyakit kulit bersisik atau dermatitis ekspotiva. Gejala yang dialami pasien adalah sejenis penyakit eksim atau kulit terkelupas.
Meski diduga karena alergi. Namun dokter belum mengetahui penyebab khusus penyakit ini. Akibat penyakit ini, Pestaria dilarang untuk mandi. Karena, jika mandi kondisi badannya akan panas hingga demam. Kondisi Pestaria kini sudah membaik dibandingkan kondisi awal ketika masuk ke RS Pirngadi.
Aku di hubungi Bpk Abrianto Nababan tentang berita ini, dan saat itu juga beliau mendesak saya untuk mempublish berita ini kepada Nababan yang lain. Tetapi, perlu pertimbangan juga karena beritanya sudah hampir 3 hari berlalu. Dengan bantuan ito Amy Nababan yang langsung menjenguk ke RSUD Pirngadi, kami pun mendapat berita yang sebenarnya terjadi.
Awalnya selesai operasi caesar melahirkan, Pestaria diperbolehkan pulang dan diberikan resep dokter tetapi resep tersebut tidak dibeli dengan alasan tidak mempunyai duit (hepeng) lagi. Tetapi, saat itu Pestaria makan durian sampai 4 (empat) batu yang akhirnya mengakibatkan alergi dan terpaksa dirawat di RSUD Pirngadi karena seluruh badannya seperti bersisik.
NABABAN itu adalah kau, aku dan kita semua…
Tidak ada salahnya apabila kita saling membantu dalam meringankan beban orang yang sangat membutuhkan. Oleh karena itu, apabila diantara kita yang membaca ini ingin membantu meringankan beban Pestaria Nababan, silahkan kirimkan bantuan anda ke :
BRI
3376-01-008136-53-4
a/n. SAPTURI
(Ini Rekening langsung ke Pestaria)
Sumber : detiknews dan Amy Nababan
abrianto nababan berkata
Masi urupan ma hamu manaon na dokdok i, mauliate Patar…semoga Pomparan Nababan ada yang terketuk hatinya untuk membantu…..Tidak ada yang lebih indah hidup di Dunia ini, apabila kita bisa membantu meringankan beban sesama…
Dan saya, telah mengirimkan sedikit sebagai bantuan ke ito Pestaria, mudah2an bisa dipergunakan…Tuhan sembuhkan penyakit yang menimpa ito Pestaria….amin
lintong nababan berkata
akka dongan natarbukka rohana
ayo tabaen be tuppakta bah.
sian nasa natarbukka nirohattabe
Bertha berkata
Boleh tahu no HP yang bisa dihubungi ?
thanks,
Bertha
Generasi Nababan berkata
Ito Bertha… itulah kesulitan kita. kita ngga bisa hubungi mereka. Untunglah ada ito amy yg bersedia lgsg menjenguk kesana. Mereka tidak punya apa-apa
abrianto nababan berkata
Ito, Bertha, sy waktu kirim via rek yg diatas, kemudian sy sms ito amy nababan di medan spy di info ke ybs klo ada kiriman/bantuan….
Bertha berkata
Kalo begitu bisakah saya mendapatkan HP.nya Amy Nababan
Thanks,
Bertha N.
abrianto nababan berkata
ito, check aja di FB…biar sekalian berteman/berkenalan…